Tampilkan posting dengan label tik. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label tik. Tampilkan semua posting

Sabtu, 30 November 2013

FENOMENA DAPODIKDAS 2013

DAPODIKDAS adalah singkatan dari Data Pokok Pendidikan Dasar yang bergerak di bawah naungan Dikpora yang pelaporannya menggunakan aplikasi.
Bagi operator-operator sekolah yang berbahagia, jangan menyerah atau mengeluh  dalam menjalankan tugas ...ya temen-temen ops, betapapun berat dan sulit dijalankannya, namun itu semua demi membangun bangsa dan negara menuju sistem pendataan tercanggih yang dijalankan secara online melalui internet pastinya.

Paling tidak dapodikdas diadakan untuk meminimalisir segala kecurangan tentang data-data peserta didik, ptk dan sarpras sekolah. Karena semua program pemerintah dalam men-subsidi dalam bidang pendidikan baik BSM, BOS, Tunjangan-tunjangan semua berdasarkan Dapodikdas, sehingga dituntut semua kejujuran para ops dalam mengisi data-datanya...ya.

Memang sampai saat ini, masih belum dapat dikatakan sempurna, karena sistem pendataan ini masih tergolong baru dilaksanakan beberapa tahun terakhir ini dan tak sedikit pula temen-temen mengalami kebingungan, galau, resah dan semacamnya dikarenakan sistem, pengetahuan, atau apapun itu penyebabnya. Maka saya selaku ops mengajak temen-temen ops terutama untuk terus belajar, sharing, serta sabar dalam proses pemintaran IT , gitu kan...

Lalu pastikan, semua info, download software selalu dari web asli  pemerintah seputar dapodik yakni di alamat http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/   


Terus berjuaaang .......!!!

Sabtu, 31 Agustus 2013

PANDUAN CARA MENG-UNGGAH-KAN DATA SISWA DARI DAPODIK KE SIAP PADAMU ALA SANTI...

Langsuuung ke TKP!

Langkah-langkahnya:
  1. Masuk ke akun sekolah>kelola sekolah>lihat administrasi>siswa dan alumni>daftar siswa
  2. Klik yang bertanda merah...terlebih dahulu
  3. Lalu buka file-nya...dan akan diketemukan nama kolom yang sudah ditentukan sistemik.
  4. Anda copas saja data-data yang dibutuhkan dari data dapodik yang sesuai dengan nama kolom yang sudah anda dapatkan. Jangan lupa mengurutkan No.Urutnya. Untuk kolom Kode Sistem anda abaikan/dikosongi.
  5. Anda blok semua kolom dan baris dan ubah ke format Teks.
  6. Simpan data lalu Upload ke Siap Padamu.....klik lingkaran hijau.
  7. Ada kendala....? Silakan ajukan lewat email, komentar dan sebagainya, saya Insya'allah dapat membantu....
  8. Salam Padamu

Rabu, 31 Juli 2013

TIPS PERIHAL CETAK BUKTI VERVAL 2

Dengan pembaharuan sistem, menyebabkan sedikit perubahan format cetak bukti verval 2. Yakni semula yang otomatis cetak menjadi 2 lembar, yaitu page SO4a dan SO7a, maka berubah menjadi 1 halaman saja. Dan apabila setting kertasnya A4 atau Letter dipastikan akan terpotong sehingga kurang bagus dilihatnya...hehehe

  • Bagi yang mengalami kendala serupa, coba deh ...diubah ukuran kertasnya menjadi Legal. Alhasil, bukti vervalnya tidak akan terpotong. Atau ukuran kertas A5 juga bisa kok...Atau anda restart browsernya..ok.....
  •  Memperbesar tampilan cetak pada kertas, gunakan pilihan pada jendela program perintah print>properties>advanced>scaling>140-150%
  • Selamat mencoba...!

Demikian, semoga bermanfaat....Salam OP

Minggu, 10 Maret 2013

Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia

      Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission.
      Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK.
      Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat.
        Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed).
        Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.

Buku Elektronik

         Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB). Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.

E-learning

          Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi. Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebut sebagai online learning.
          Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper SEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa elektronik. Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi. Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning. Meskipun radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning, pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet.
           Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan dapat pula disediakan mailing list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet.
           Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-mail, kanal chatting, atau melalui video conference.

Referensi

  • Haryanto, Edy. (2008). Teknologi Informasi dan Komunikasi: Konsep dan Perkembangannya. Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebagai Media Pembelajaran

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi Informasi Komunikasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antarmedia. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Ikuti..